Website Pemerintah Kota Jogja - Jelang Kompetisi Divisi Utama Pssi Tim Psim Pamitan Ke Walikota
Berita Utama
JELANG KOMPETISI DIVISI UTAMA PSSI TIM PSIM PAMITAN KE WALIKOTA Kamis, 19 November 2009 Hit: 413
Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto mewakili masyarakat Yogyakarta memberikan dukungan penuh dan berharap doa dan restu ini bisa diimbangi oleh PSIM dan brajamusti untuk benar-benar bersatu padu saling mengisi pada saat meraih kemenangan atau saat mengalami kesulitan. “Janganlah kalian saling melepas namun saling menyatu pada saat kapanpun,” nasehat Herry Zudianto. Herry mengatakan mulai tahun ini akan serius dalam pembinaan sepak bola. Namun menurutnya tidak secara instant dalam arti kemenangan instan. Yang diharapkan Walikota adalah prestasi dan pembinaan atlet itu sendiri, “Ini akan menjadi satu komitmen dalam tiga tahun kedepan kita tidak akan mementingkan kemenangan namun tidak mengesampingkan pembinaan atlet daerah itu sendiri,”. Ditengah hiruk pikuknya pemain asing, menurut pengamatan Walikota sepak bola Indonesia belum menujukkan kemajuan berarti. Dengan komitmen ini Walikota mengatakan dalam tiga tahun kedepan tidak akan menghadirkan pemain asing di PSIM atau pemain nasional dari luar daerah. Hal ini sebagai bagian dari pembinaan olah raga di Propinsi DIY ini sendiri.
Walikota mengatakan dirinya tidak ingin ngirit (berhemat), tetapi kalau prestasi yang ditunjukkan PSIM bagus maka APBD yang akan dikeluarkan disesuaikan dengan prestasi yang diraih. “Tidak berarti saya ingin ngirit, kalau prestasi bagus tentunya APBD yang akan menyesuaikan dengan prestasi kalian. Bukan besar kecilnya, tapi saya akan menghargai dan mendorong untuk berprestasi dan penghargaan itu akan senyampang dengan prestasi kalian” kata Herry Zudianto. Herry meyakini, dengan perencanaan, pelatihan, motivasi dan strategi yang baik akan dapat dibuktikan bagaimana bentuk dan hasil pembinaan sepakbola yang baik akan muncul dari Yogyakarta.
Dalam kesempatan ini juga Walikota menyinggung soal kiprah Brajamusti dalam mendukung PSIM, diharapkan Brajamusti dapat menjadi semacam organisasi pemuda yang aktif positif, mengangkat image anak muda yang positif, santun, sportif dan mempunyai daya juga yang luar biasa sebagaimana organisasi kepemudaan lainnya. “Jadikan brajamusti ikon anak muda yang positif karena PSIM dan brajamusti tidak bisa dipisahkan, ayo kita jadikan brajamusti ikon kejuangan yang berkarya positif untuk Jogja” tambahnya.
.













RSS