Heroe Poerwadi Ajak Semua Komponen Ikut Jaga Kota Yogya

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menghadiri pertemuan bersama beberapa perwakilan organisasi masyarakat (ormas)  Yogyakarta. Acara ramah tamah dan temu kangen ini diadakan di Warung Tepi Sawah, Nulisan, Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman pada hari Minggu (11/4).

Heroe Poerwadi dalam sambutannya menyampaikan harapan-harapannya terhadap ormas yang aktif di Yogyakarta. Menurut Heroe saat ini Kota Yogyakarta harus menjaga ‘harta karun’ yang saat ini menjadi kekuatan Kota Yogyakarta sehingga menarik wisatawan untuk datang ke Yogyakarta.

“Kita tidak punya minyak, nikel, emas yang menjadi harta karun yang dimiliki kota-kota lain, namun kita memiliki nilai budaya dan bangunan-bangunan, serta ketertiban dan keamanan. Hal tersebut adalah harta karun yang dimiliki Kota Yogyakarta yang harus kita jaga sehingga tetap menjadi daya tarik orang-orang untuk berkunjung ke Yogyakarta,” kata Heroe.

Heroe juga menegaskan bahwa Kota Yogyakarta merupakan kota yang mandiri. Harapannya melalui kemandirian dan kebersamaan masyarakat di dalamnya khususnya organisasi masyarakat, Kota Yogyakarta tetap mempertahankan ’harta karun’ tersebut sehingga menjadi makna bagi mereka yang pernah datang ke Yogyakarta.

Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Yogyakarta Budi Santosa mengatakan Badan Kesbangpol Kota Yogyakarta membuka diri kepada para organisasi masyarakat.

"Kami terbuka baik pada pembinaan, pendaftaran maupun sinergi antara Pemkot Yogyakarta dengan organisasi masyarakat," tambahnya.

Pertemuan itu dihadiri perwakilan organisasi masyarakat Purna Bhakti Karang Taruna, Lakoja, dan Jogja Tanpa Miras. Pembina Purna Bhakti Karang Taruna Kota Yogyakarta Suhartono St berharap melalui pertemuan itu bisa memperat sinergi antara organisasi masyarakat dengan Pemkot Yogyakarta.(And)