Wawali Berikan Penghargaan Kelurahan Berprestasi di Hari Otonomi Daerah ke-25

 

Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar upacara memperingati Hari Otonomi Daerah ke-25 Tahun 2021, secara virtual. Peringatan ini sekaligus memberikan penghargaan kepada Kelurahan yang telah berprestasi dalam melaksanakan pembangunan di Kota Yogyakarta, Senin (26/4/21) di Ruang Yudhistira Balaikota Yogyakarta.
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengapresiasi dengan memberikan langsung penghargaan kepada Kelurahan yang berprestasi. “Terima kasih terhadap kerja keras segenap masyarakat bersama aparat kelurahan, yang telah berhasil menjalin kerja sama, sehingga mampu menuai hasil dan prestasi yang positif,” ungkapnya.

Dengan tema "Bangun Semangat Kerja dan Tingkatkan Gotong Royong di Masa Pandemi Covid-19, untuk Masyarakat Sehat, Ekonomi Daerah Bangkit dan Indonesia Maju" diharapkan  semakin maju dalam pembangunan yang ada di Kota Yogyakarta.
Untuk Lomba Kelurahan Tingkat Kota Yogyakarta ini diraih oleh Kelurahan Terban Kemantren Gondokusuman sebagai Juara Satu, mendapatkan uang pembinaan senilai lima belas juta rupiah. Juara Kedua diraih oleh Kelurahan Suryodiningratan Kemantren Mantrijeron dengan uang pembinaan senilai dua belas juta lima ratus ribu rupiah.
Tak hanya itu, untuk Juara Ketiga diraih oleh Kelurahan Keparakan Kemantren Mergangsan dengan uang pembinaan senilai sepuluh juta rupiah.
Adapun Juara Harapan Satu dari Kelurahan Rejowinangun Kemantren Kotagede dengan uang pembinaan senilai tujuh juta lima ratus ribu rupiah dan Juara Harapan Kedua diraih oleh Kelurahan Bumijo Kemantren Jetis dengan menerima uang pembinaan senilai lima juta rupiah.
“Pemberian penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi dan penyemangat bagi Kelurahan di Kota Yogyakarta untuk dapat menghasilkan prestasi yang lebih baik ke depannya,” Kata Heroe Poerwadi saat memberikan sambutan.
Heroe mengungkapkan, Kota Yogyakarta beberapa waktu lalu mendapatkan penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dan RB Award dari Kementrian PANRB degan pencapaian skor 81,46. 
Sementara itu nilai indeks Reformasi Birokasi mendapatkan nilai “BB” dengan skor 76,17. “Keberhasilan ini kiranya tidak membuat kita terlena, tetapi terus berusaha untuk menyempurnakan pelayanan kepada masyarakat diimbangi dengan profesionalisme, akuntabilitas kinerja yang optimal dan berorientasi pada penyelesaian masalah serta pemenuhan kebutuhan kebutuhan masyarakat,” jelasnya. (Hes)