Persiapan Menuju Wayang Jogja Night Carnival 3
Kamis 20/09/2018 15:30 WIB | oleh Pariwisata
Persiapan Menuju Wayang Jogja Night Carnival 3
Jogja Welcomes You - Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta mengadakan rapat persiapan Wayang Jogja Night Carnival #3 bersama dengan leader perwakilan dari masing-masing kecamatan dan juga tim kreatif, guna membahas pembagian tugas untuk masing-masing leader dan volunteer. dalam persiapan ini semua leader juga mempersiapkan untuk kostum yang akan digunakan pada saat puncak acara Wayang Jogja Night Carnival. Rapat berlangsung mulai pukul 19.00-21.30 WIB di kantor Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Acara Wayang Jogja Night Carnival #3 tinggal sebentar lagi, persiapan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta sudah semakin matang. Keseruan panitia WJNC #3 dalam rapat persiapan menyambut acara HUT Jogja tersebut diakhiri dengan flashmob yang diikuti oleh seluruh panitia, MC, leader, Stage Manager, dan juga tim kreatif.
Rapat Persiapan Wayang Jogja Night Carnival #3
Kamis 20/09/2018 14:49 WIB | oleh Pariwisata
Rapat Persiapan Wayang Jogja Night Carnival #3
Jogja Welcomes You - Rabu, 19 September 2018, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta mengadakan rapat persiapan Wayang Jogja Night Carnival #3 bersama dengan Stage Manager dan MC, guna membahas pembagian tugas untuk masing-masing panitia dan volunteer. Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Ibu Yetti Martanti. Rapat berlangsung mulai pukul 19.00-21.30 WIB di kantor Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Acara Wayang Jogja Night Carnival #3 tinggal sebentar lagi, persiapan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta sudah semakin matang. Keseruan panitia WJNC #3 dalam rapat persiapan menyambut acara HUT Jogja tersebut diakhiri dengan flashmob yang diikuti oleh seluruh panitia.
KUNJUNGAN KERJA DPRD KABUPATEN KOTABARU KALSEL
Rabu 19/09/2018 00:00 WIB | oleh Portal Jogja
KUNJUNGAN KERJA DPRD KABUPATEN KOTABARU KALSEL
      Dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat dan untuk merealisasikan program kerja DPRD kabipaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan pada Agenda Bulan September 2018 antara lain mengadakan Kunjungan Kerja Pansus I Keluar Provinsi  Kalimantan Selatan, dengn tujian untuk memperoleh masukan dan informasi yang positif dan konstruktif  bagi percepatan Pembanguan di Kabupaten Kotabaru, maka Pansus I DPRD Kabupaten Kotabaru melakukan Kunjungan Kerjake  Dinas Penanaman Modal dan Perizinan (DPMP) Kota Yogyakarta, pada hari Rabu, tanggal 19 September  2018.       Rombongan dari Pansus I DPRD Kabupaten Kotabaru berjumlah 3 (tiga) orang dan dipimpin oleh Eni Seswati Murti Hariyati, SE, MM  (Ketua Pansus I)  dengan 3 (tiga) orang pendamping dari Sekretariat Dewan. Rombongan diterima oleh Dra. Christy Dewayani, MM (Sekretaris DPMP), Iswari Mahendarko, ST (Kepala Seksi Koodinator Lapangan & Penelitian), Supriyadi, S.Pd (Kepala Seksi Verifikasi dan Penerbitan Izin ), Akhmad Yuliantara, SIP (Kepala Seksi Data & Informasi) serta Nadya Pratama Putri, S.Kom (Pengelola Sistem Informasi). (Christy D)
Workshop Wayang Jogja Night Carnival #3 di TARA Hotel Jogja
Selasa 18/09/2018 20:05 WIB | oleh Pariwisata
Workshop Wayang Jogja Night Carnival #3 di TARA Hotel Jogja
Jogja Welcomes You - Dalam rangka memeriahkan acara HUT Kota Jogja, Dinas Pariwisata mempunyai acara terbesar tahunan yaitu Wayang Jogja Night Carnival. acara tersebut mengususng tema wayang dengan konsep street art yang termasuk dalam urban culture. Tidak ada penjelasan secara definitif mengenai Street Art, pengertian secara umum adalah objek visual yang mengandung nilai seni yang dibuat di lokasi publik. Workshop WJNC #3 berlangsung hari ini, tanggal 18 September 2018 bertempat di Hotel TARA Yogyakarta pukul 12.00-15.00 WIB. workshop membahas mengenai penjurian dan juga tanya jawab antara perwakilan per Kecamatan dengan narasumber. Acara Wayang Jogja Night Carnival diikuti oleh perwakilan per Kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta. acara terbesar tahunan Kota Jogja tersebut akan berlangsung di sepanjang Jl. Farida M. Nata sampai dengan Jl. Mangkubumi. acara free dan di mulai pukul 18.00 WIB-Selesai.
Sosialisasi Pokdarwis di Kecamatan Pakualaman
Selasa 18/09/2018 19:43 WIB | oleh Pariwisata
Sosialisasi Pokdarwis di Kecamatan Pakualaman
Jogja Welcomes You - Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta kembali mengadakan Sosialisasi Pokdarwis dalam rangka promosi dan pengembangan pariwisata Kota Yogyakarta. acara Sosialisasi Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) dilaksanakan 2 hari masing-masing di Kecamatan Pakualaman dan Kecamatan Danurejan. sosialisasi membahas mengenai pengembangan wisata di pusat Kota Yogyakarta khususnya wisata buatan yang masih perlu penataan ulang dan memberikan sosialisasi kepada SDM sekitar objek wisata agar dapat mengoptimalkan potensi wisata yang ada diwilayah tersebut. tidak hanya objek wisata, perwakilah dari hotel-hotel di kawasan tersebut juga hadir untuk membahas mengenai pengembangan promosi pariwisata terkait dengan akomodasi di Kota Yogyakarta. acara Sosialisasi Pokdarwis dimulai pada pukul 12.00-Selesai. Sosialisasi diikuti oleh banyak perwakilan dari hotel-hotel dari kawasan pakualaman dan danurejan, selain sosialisasi ada juga sesi tanya jawab antara pelaku wisata dan narasumber.
Sosialisasi Pokdarwis di Kecamatan Danurejan
Selasa 18/09/2018 19:41 WIB | oleh Pariwisata
Sosialisasi Pokdarwis di Kecamatan Danurejan
Jogja Welcomes You - Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta kembali mengadakan Sosialisasi Pokdarwis dalam rangka promosi dan pengembangan pariwisata Kota Yogyakarta. acara Sosialisasi Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) dilaksanakan 2 hari masing-masing di Kecamatan Pakualaman dan Kecamatan Danurejan. sosialisasi membahas mengenai pengembangan wisata di pusat Kota Yogyakarta khususnya wisata buatan yang masih perlu penataan ulang dan memberikan sosialisasi kepada SDM sekitar objek wisata agar dapat mengoptimalkan potensi wisata yang ada diwilayah tersebut. tidak hanya objek wisata, perwakilah dari hotel-hotel di kawasan tersebut juga hadir untuk membahas mengenai pengembangan promosi pariwisata terkait dengan akomodasi di Kota Yogyakarta. acara Sosialisasi Pokdarwis dimulai pada pukul 12.00-Selesai. Sosialisasi diikuti oleh banyak perwakilan dari hotel-hotel dari kawasan pakualaman dan danurejan, selain sosialisasi ada juga sesi tanya jawab antara pelaku wisata dan narasumber.
Yogyakarta Meraih Predikat Kota Terbaik Pariwisata Dalam Ajang Indonesia Attractiveness Award 2018
Selasa 18/09/2018 08:19 WIB | oleh Pariwisata
Yogyakarta Meraih Predikat Kota Terbaik Pariwisata Dalam Ajang Indonesia Attractiveness Award 2018
Jogja Welcomes You - Yogyakarta meraih predikat sebagai Kota terbaik pariwisata kategori platinum sekaligus sebagai kota terbaik investasi kategori gold dalam ajang Indonesia"s Attractiveness Award (IAA) 2018. Penghargaan diserahkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan diterima langsung oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi. Heroe Poerwadi pun mengaku bangga dengan torehan prestasi tersebut, pihaknya menilai bahwa dua perngahargaan tersebut sangat prestisius. "Semogga ini mampu menjadi pemicu kita untuk terus bekerja memberikan yang terbaik bagi kemajuan Kota Yogyakarta," ucap Heroe Poerwadi usai menerima penghargaan Indonesias Attractiveness Award 2018 di Hotel JW Marriott Jakarta Selatan. Heroe Poerwadi menjelaskan, penghargaan ini diberikan berdasarkan pada pengukuran dan observasi yang dilakukan oleh Tempo Media Group dan Frontier Consulting Group yang memberikan gambaran tentang daya tarik setiap kabupaten atau kota se-Indonesia. "Penghargaan ini diberikan kepada daerah-daerah yang dinilai maju dan memiliki daya saing untuk menarik investor," imbuhnya. Ia pun menegaskan bahwa penghargaan tersebut berhasil diraih Kota Yogyakarta karena kerjasama seluruh OPD di Pemerintah Kota Yogyakarta dan partisipasi dari warga masyarakat. Sumber : warta.jogjakota.go.id
Tidak Perlu ke Bengkel Resmi, DLH Punya Solusi
Kamis 13/09/2018 15:03 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Tidak Perlu ke Bengkel Resmi, DLH Punya Solusi
Dengan memiliki bengkel sendiri Dinas Lingkungn Hidup Kota Yogyakarta sangat mendukung program pemerintah kota Yogyakarta dalam mengendalikan sampah yang ada di Kota Jogja Ditemui di kantor DLH 10 09 18 Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Isnaini Nur Chasanah SE menyampaikan apresiasinya kepada Bengkel dan Montir yang dimiliki DLH yang sampai hari ini sudah sangat mendukung kegiatan pelayanan angkutan sampah untuk pengurangan dan penyebaran sampah yang ada di Kota Jogja dengan selalu memperbaiki kerusakan menjaga serta merawat semua armada angkutan yang dimiliki DLH Kota Jogja Ada sekitar 137 unit berbagaimacam kendaraan angkutan yang terdiri dari roda 2 roda 3 roda 4 hingga roda 6 yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja Sehingga hampir setiap hari truk dan kendaraan angkutan DLH melakukan servis rutin dan pergantian part di bengkel hal itu dikarenakan aktifitas angkutan yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta sangatlah tinggi untungnya semua kerusakan perbaikan dan perawatan bisa diselesaikan oleh para tenaga ahli dan tidak perlu dilakukan perbaikan serta perawatan di bengkel resmi sehingga bisa mengurangi beban anggaran DLH serta bersineri dengan program pemerintah Kota Jogja dalam pengendalian sampah yang ada di Kota Jogja ungkap Zain Pradika salah seorang mekanik di Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta
Ekspos Hasil Evaluasi Kebersihan dan Keteduhan Lingkungan Hidup (K2LH) Adipura Provinsi 2018
Kamis 13/09/2018 13:28 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Ekspos Hasil Evaluasi Kebersihan dan Keteduhan Lingkungan Hidup (K2LH) Adipura Provinsi 2018
Evaluasi Kebersihan dan Keteduhan Lingkungan Hidup K2LH merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahun oleh Tim Evaluasi K2LH dari Badan Lingkungan Hidup DIY Tim K2LH BLH DIY mengunjungi dan mengevaluasi titik titik pantau Adipura di 5 kota kabupaten di wilayah DIY Tahun ini Kota Yogyakarta mendapatkan jadwal pada hari Jumat tanggal 7 September 2018 Tim K2LH BLH DIY yang dibagi menjadi 2 tim melakukan visitasi ke titik titik pantau yang tersebar di Kota Yogyakarta Titik pantau yang dikunjungi mewakili komponen komponen yang dinilai dalam Adipura yaitu permukiman jalan pasar pertokoan perkantoran sekolah ruang terbuka hijau publik saluran terbuka sungai fasilitas pengolahan sampah skala kota dan bank sampah Setelah evaluasi dan kunjungan ke titik titik pantau Tim K2LH BLH DIY memaparkan hasil evaluasi di hadapan kepala kepala OPD Pemerintah Kota Yogyakarta dan para pembina penanggung jawab lokasi lokasi pantau Ekspos hasil evaluasi ini dilaksanakan di Restoran Ingkung Grobog Jl Ipda Tut Harsono no 18 Yogyakarta Tim K2LH BLH DIY memberikan sejumlah kritik dan saran untuk titik titik pantau seperti jumlah tempat sampah pilah yang perlu ditambah pencatatan pengelolaan sampah baik organik maupun anorganik fungsi trotoar yang belum sesuai dan sebagainya Diharapkan untuk para pembina dan penanggung jawab lokasi lokasi pantau dapat menindaklanjuti kritik dan saran yang diberikan Tim K2LH BLH DIY sebagai persiapan untuk menghadapi pantau Adipura periode 2018 2019 oleh tim dari KLHK RI
Verifikasi Sekolah Berwawasan Lingkungan Tahun 2018
Kamis 13/09/2018 11:21 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Verifikasi Sekolah Berwawasan Lingkungan Tahun 2018
Dalam rangka pelaksanaan Program Adiwiyata dan mewujudkan sekolah sekolah berbudaya lingkungan di Kota Yogyakarta Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta melaksanakan verifikasi terhadap sekolah sekolah yang berminat untuk menjadi sekolah berwawasan lingkungan Verifikasi sekolah berwawasan lingkungan ini diselenggarakan dari tanggal 27 sampai 30 Agustus 2018 dengan tim verifikasi yang beranggotakan personil dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dan Balai Pendidikan Menengah Kota Yogyakarta Tim memverifikasi beberapa kriteria sekolah berwawasan lingkungan yaitu sebagai berikut Kebijakan Sarana Prasarana Ramah Lingkungan Peningkatan Kualitas Pengelolaan dan Pemanfaatan Sarana Prasarana yang Ramah Lingkungan Adapun jumlah sekolah yang diverifikasi pada tahun ini adalah 12 SD 2 SMP 1 MTs 1 SMA dan 1 SMK Verifikasi dan pembinaan yang sudah dilaksanakan terhadap sekolah sekolah ini merupakan awal dari proses pembentukan menjadi Sekolah Adiwiyata
Mengenal Sosok Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta
Kamis 13/09/2018 06:03 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Mengenal Sosok Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta
Lahir pada tahun 1963 di Klaten Ir H Suyana merupakan sosok Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Menurut Perda Kota Yogyakarta Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Sampah SKPD Satuan Kerja Perangkat Daerah ini berwenang menangani pengelolaan sampah Menjadi Kepala Dinas tentu bukan suatu perkara yang mudah mengingat bahwa masalah pelestarian lingkungan hidup tidak akan ada habisnya khususnya mengenai sampah yang harus terkelola dengan baik Bapak Yono panggilan akrab beliau mempunyai 5 saudara kandung yang mana beliau merupakan anak terakhir Semasa kecil beliau dididik untuk mandiri terbukti saat menginjak bangku SMP sudah terpisah dari orang tua Tinggal dengan kakak pertama yang sudah berkeluarga merupakan keputusan yang berani beliau ambil karena jarak rumah yang jauh dari sekolah Universitas Gadjah Mada Jurusan Teknologi Pertanian merupakan pilihannya dalam mengenyam pendidikan di bangku kuliah yang terselesaikan di tahun 1989 Hobi bertanam merupakan pengembangan akademis selama duduk di bangku kuliah Tentunya hal ini menjadi nilai tambah dalam membina karir yaitu menyatukan hobi dengan tugas sehari hari Perjalanan karir Beliau lolos seleksi CPNS tahun 1990 di Dinas Kebersihan dan Pertamanan DKP yang sekarang berubah nama menjadi Dinas Lingkungan Hidup Pada tahun 1994 beliau menjabat sebagai Kepala Seksi Keindahan Tepatnya 14 November 1998 beliau ditunjuk menjadi Kepala Bidang Kebersihan Tidak lama setelah itu beliau dimutasi menjadi Kepala Bidang Bangtas kesempatan ini digunakan untuk menambah wawasan tentang lingkungan yang lebih luas Terakhir bangku yang membanggakan dari beliau yaitu menjadi Kepala Badan Lingkungan Hidup BLH sebelum mutasi lagi di Dinas Pengelolaan Pasar di tahun 2011 Rupanya perjalanan karir beliau tidak berhenti di situ beliau dipercaya menjadi Kepala di Dinas Perindagkoptan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian selama 2 tahun Per Februari 2016 beliau dilantik oleh Walikota sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta lagi Perjalanan dari berbagai tugas yang diampu tentunya memiliki manfaat yang lebih luas untuk menatap masa depan tugas beliau Wajah Kota Yang Bersih Terwujud dengan Kemenangan Adipura Penghargaan Adipura untuk Kota Jogja yang diraih tidak luput dari kerjasama masyarakat beserta Pemerintah Kota Jogja berhasil menyabet 7x tujuh kali berturut turut Penghargaan Adipura Bapak Ir H Suyana menjadi salah satu pengawal yang berperan dalam mengupayakan Penghargaan ini Penghargaan Adipura merupakan penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Seluruh kota di Indonesia wajib turut serta mengikuti ajang bergengsi ini untuk menumbuhkan semangat menjaga lingkungan dan merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Pusat untuk Kota kota besar maupun wilayah kabupaten yang memiliki karakteristik sama seperti perkotaan di Indonesia yang berhasil dalam mewujudkan kebersihan serta pengelolaan lingkungan quot Migunani Tumraping Liyan quot merupakan pedoman hidup yang beliau gunakan dalam menjalani tugas yang diberikan negara kepada beliau yang artinya berguna untuk orang lain Beliau akan merasa bahagia ketika apa yang dilakukan bisa bermanfaat untuk orang lain Tidak hanya dengan janji tapi perbuatan nyata yang dilakukan berkelanjutan dan tidak kenal lelah Tentu ini tantangan terberat dalam menumbuhkan kesadaran di dalam masyarakat untuk mencapai masyarakat yang sehat dan tertib Dalam kaitannya dengan pengelolaan sampah beliau berpesan agar masyarakat mengubah pola pikir terdahulu menjadi memilah sebelum membuang lebih baik lagi jikalau bisa menghasilkan Jadi sampah yang semula membuat resah diubah menjadi berkah
Dibalik Terpeliharanya Taman Pasif di Kota Yogyakarta
Rabu 12/09/2018 15:06 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Dibalik Terpeliharanya Taman Pasif di Kota Yogyakarta
Taman pasif adalah taman yang memiliki nilai visual untuk dinikmati keindahannya tanpa melakukan aktivitas di taman tersebut Saat ini Kota Yogyakarta memiliki taman pasif yang berupa taman tepi jalan seluas 81 269 m2 dan pohon perindang jalan yang berjumlah 18 882 batang Dengan luasan dan jumlah yang tidak sedikit tersebut siapakah yang berperan langsung dalam menjaga taman pasif tersebut agar tetap bersih dan terpelihara keindahannya Kebersihan dan keindahan taman tepi jalan tak luput dari peran tenaga teknis lapangan pemeliharaan taman Mereka melakukan pemeliharaan taman setiap hari kerja Senin Sabtu agar taman kota selalu dalam keadaan bersih dan terjaga kerapiannya Kegiatan pemeliharaan taman ini meliputi penyiraman tanaman pemangkasan tanaman pemberian pupuk penyulaman tanaman yang telah mati penyiangan dan penyapuan taman Meski membersihkan taman ini sudah menjadi rutinitas mereka namun pekerjaan ini bukan tanpa kendala Terlebih ketika mereka bertugas pada lokasi lokasi taman yang berdekatan dengan PKL seperti di Taman Jalan Sudirman dan Jalan Senopati Acapkali ketika pagi sudah dibersihkan siangnya sudah banyak ditemukan sampah berserakan di area taman karena ulah oknum oknum yang tidak perduli terhadap kebersihan taman Hal ini terkadang membuat tenaga teknis lapangan merasa kewalahan Namun mereka tetap membersihkan taman tepi jalan tersebut setiap harinya Di samping pemeliharaan taman tepi jalan terjaganya kerapian kerindangan serta keasrian pohon pohon yang tersebar di Kota Yogyakarta tidak lepas dari peran aktif tenaga teknis perindang jalan Kegiatan yang dilakukan oleh tenaga teknis lapangan ini antara lain penyiraman pemangkasan pemupukan dan penggantian tanaman yang sudah mati Dalam melaksanakan pekerjaan pemeliharaan ini tentu diperlukan skill yang mumpuni dengan menggunakan teknik teknik tertentu agar pohon pohon perindang jalan dapat terus terpelihara kerapiannya serta tidak kering setelah dipangkas Pekerjaan pemangkasan pohon ini bukan tanpa resiko meski telah menggunakan peralatan keamanan mereka tetap harus memangkas pohon yang cukup tinggi yaitu sekitar 7m bahkan lebih Dengan kondisi yang demikian tentu para petugas pemangkasan pohon ini harus ekstra hati hati dalam menjalankan tugasnya Selain mengerjakan kegiatan rutin pemangkasan tenaga teknis perindang jalan ini juga harus selalu siap sedia apabila terjadi bencana pohon tumbang terlebih ketika musim penghujan datang meski pada malam hari sekalipun Melihat bahwa pekerjaan pemeliharaan taman bukan hal yang mudah maka sepatutnyalah kita sebagai warga kota untuk berterimakasih dan mengapresiasi kerja keras mereka dengan ikut menjaga kebersihan taman pasif ini setidaknya dengan tidak membuang sampah sembarangan agar area taman taman tersebut tetap terjaga kebersihannya
Pengambilan Sampel Air Sungai Winongo
Rabu 12/09/2018 12:10 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Pengambilan Sampel Air Sungai Winongo
Pada hari Rabu 12 September 2018 pukul 08 30 12 30 WIB dilakukan pemantauan kualitas air di Sungai Winongo Pengambilan sampel air Sungai Winongo ini dilakukan setiap sebulan sekali di lima titik yaitu Jembatan Pingit Jembatan Peta Jembatan Serangan Jembatan Taman Sari dan Jembatan Bugisan Laboratorium Pengujian Kualitas lingkungan Hidup Kota Yogyakarta melakukan pengambilan sampel untuk memantau kualitas air sungai yang ada di Kota Yogyakarta Kota Yogyakarta terdapat 4 sungai yang di pantau oleh laboratorium yaitu Sungai Gajah Wong Sungai Code Sungai Winongo dan Sungai Manunggal Pemantauan ini dilakukan oleh Laboratorium Pengujian Kualitas lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta dengan menggunakan alat pengukuran debit air dan untuk parameter yang diukur di lapangan adalah DLH TDS Suhu pH Klorin Total dan Turbidimeter Sampel yang telah di ambil oleh laboratorium ini kemudian di analisa di laboratorium pengujian kualitas lingkungan oleh petugas analisa yang berjumlah lima analis Parameter yang di analisa adalah parameter FISIKA dan KIMIA hasil dari analisa tersebut kemudian di verifikasi oleh petugas teknis hingga terbitlah Laporan Hasil Uji
Pembersih Sampah Kota Yogyakarta Tidak Pernah Kelihatan
Rabu 12/09/2018 08:21 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Pembersih Sampah Kota Yogyakarta Tidak Pernah Kelihatan
Juru Sampah Pembersih Sampah Tukang Sapu Jalanan atau Petugas Kebersihan sering dipandang sebelah mata oleh sebagian orang Namun tidak banyak orang mengira bahwa menjadi seorang tukang sampah adalah pekerjaan yang mulia Itulah profesi yang saat ini dijalani oleh Dalimo salah seorang petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Pekerjaan yang sehari hari dijalani mulai pukul 05 00 pagi sehingga tidak banyak orang yang melihat Dalimo bekerja Ketika aktifitas kebanyakan orang dimulai pukul 6 30 untuk berangkat sekolah atau bekerja ke kantor Dalimo hampir tidak terlihat membersihkan sampah dari jalanan karena sudah menyelesaikan sebagian tugasnya Dalimo memilih bekerja sebagai petugas kebersihan karena tidak ada pekerjaan lain yang sesuai dengan keahlian dan latar belakang pendidikannya yang hanya tamat Sekolah Dasar Meski begitu Dalimo tetap bersyukur karena di kota besar seperti Yogyakarta masih banyak orang yang tidak memiliki pekerjaan Setiap sampah yang dikumpulkan lalu dibuang ke TPS Tempat Pembuangan Sementara atau Depo Sampah terdekat Dalimo hanya salah seorang yang menyapu di sekitar Jl Gambiran karena masih banyak lagi petugas penyapu dari DLH yang setiap pagi membersihkan jalan Tidak hanya setiap pagi tetapi juga terkadang membersihkan sampah ketika ada sebuah acara event yang diselenggarakan di Kota Yogyakarta pada malam hari setelah selesai jam berapapun Menjalani profesi sebagai pembersih sampah tidak terbebas dari berbagai hambatan dan masalah Terkadang ada beberapa oknum masyarakat yang susah diatur untuk membuang sampah pada tempatnya Padahal itu semua adalah untuk kenyamanan bersama Sedikit berbeda dengan Dalimo Wiyoto adalah petugas pengangkutan sampah yang selalu membersihkan Depo dari sampah yang dibuang oleh penggerobak pemukiman sekitar Setiap pagi hingga siang Wiyoto bersama dengan teman temannya sesama pengangkut sampah berada di sekitar Depo Argolubang yang terletak di samping SPBU Lempuyangan Petugas pengangkut sampah itu memindahkan sampah yang berada di sekitar Depo ke dalam Dump Truck untuk dibawa ke TPA Piyungan Menjadi pembersih sampah dijalani Wiyoto mulai tahun 1989 Petugas pembersih sampah yang selalu mengenakan topi bulat berwarna merah ini hanya dikenal masyarakat sekitar Jl Argolubang Baciro Gondokusuman Yogyakarta Berprofesi sebagai seorang pengangkut sampah itu tidaklah mudah Artinya seseorang itu harus berani susah dan ikhlas untuk menjalankannya Seperti harus mau memegang sampah menahan bau sampah badan pegal karena mengangkat beberapa keranjang sampah dan harus siap menerima kenyataan karena saat hari libur nasional tetap menjalankan tugasnya Meskipun Wiyoto bukan PNS di DLH tetapi beliau tidak pernah iri terhadap temannya dan justru dapat dijadikan contoh karena mendapatkan penghargaan Kalpataru Tingkat Provinsi Tahun 2018 Kalpataru adalah penghargaan yang diberikan atas jasanya dalam melestarikan lingkungan hidup di Indonesia Ayah dari dua orang anak ini tetap merekahkan senyum sembari menjalani pekerjaanya setiap hari Alasan Wiyoto bekerja di DLH juga dikarenakan beliau senang dengan kebersihan Pendidikan Wiyoto hanya tamat SD tetapi beliau sangat pandai mencari nafkah untuk keluarganya Selain mengangkut sampah ke dalam truck beliau juga memilah antara sampah yang masih bisa dimanfaatkan atau tidak Sampah yang dipilah tersebut bisa dijual kepada perongsok atau Bank Sampah Setelah sampah itu diangkut ke dalam dump truck selanjutnya adalah tugas Supardi yaitu salah seorang sopir pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Supardi mengangkut sampah dari TPS Argolubang untuk dibuang ke TPA Piyungan Terkadang tidak hanya satu kali sehari mengangkut sampah untuk setiap TPS Tidak kalah penting yaitu Bapak Ir Suyana yang tidak hanya mengurusi Bidang Pengelolaan Persampahan tetapi 3 bidang lain di DLH Beliau adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Pria kelahiran Klaten yang mengabdikan dirinya untuk bekerja di DLH sejak 1990 ini memegang tanggung jawab terbesar yaitu kebersihan sampah yang ada di Kota Yogyakarta Pada tahun 1990 DLH masih bernama DKP Dinas Kebersihan dan Pertamanan kemudian berganti menjadi DKKP Dinas Kebersihan Keindahan dan Pemakaman tahun 2001 dan akhirnya bernama DLH pada tahun 2006 Kebanyakan orang tidak memperdulikan kenapa Kota Yogyakarta begitu bersih hingga mendapatkan penghargaan Adipura Tetapi lain cerita apabila terjadi penumpukan sampah di TPS yang tidak segera dibuang ke TPA maka Bapak Kepala Dinas inilah yang paling dicari Contoh lain misalnya ada oknum masyarakat yang membuang sampah liar di depan sebuah toko maka pemiliknya pasti akan langsung menghubungi Dinas Lingkungan Hidup Walaupun belum tentu dikarenakan oleh DLH tetapi Dinas tersebut baru akan dikenal ketika terjadi kesalahan yang berkaitan dengan kebersihan Kota Yogyakarta
Dinas Kominfo Gelar Pelatihan Jurnalistik bagi Pengelola Media Informasi Dinas Lingkungan Hidup
Jumat 07/09/2018 14:16 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Dinas Kominfo Gelar Pelatihan Jurnalistik bagi Pengelola Media Informasi Dinas Lingkungan Hidup
Dinas Kominfo menggelar pelatihan jurnalistik bagi pengelola media informasi Dinas Lingkungan Hidup Kamis 07 09 2018 di Ruang Rapat Adipura Kegiatan ini dibuka oleh Kasubag Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan Ashardini Eka Setianingsih Menurut Dini pelatihan jurnalistik ini untuk membekali teman teman pengelola media informasi di Dinas Lingkungan Hidup agar dapat memahami mengenai jurnalistik dan tata cara menulis yang baik untuk dapat dituangkan ke dalam berita pada website atau media informasi lainnya Narasumber dari Kominfo Adya Mahardika menjelaskan mengenai media sosial di era keterbukaan informasi dan pemanfaatannya di pemerintahan Menurut Adya untuk menjadi Admin Media Sosial baik itu di Instagram Twitter Facebook dan yang lainnya adalah dengan menunjukkan keresponsifan kita dalam menanggapi komentar atau pertanyaan Selain itu admin media sosial dituntut untuk memahami tupoksi dari OPD nya agar dapat menjawab secara cepat dan akurat Narasumber lainnya Astama Izqi Winata menjelaskan mengenai dasar dasar jurnalistik Tama pun mengajukan pertanyaan apakah menulis merupakan sebuah bakat atau kemampuan yang bisa diasah Menurutnya wartawan yang bertahan biasanya adalah yang memiliki bakat namun ia tak sepenuhnya setuju karena menulis dapat dilakukan bila kita sering belajar Kekuatan berita menurutnya ialah tentang ekslusifitas akurasi data narasumber yang punya otoritas dan gaya penulisan yang berwarna Kepala Dinas Lingkungan Hidup Suyana mengatakan bahwa DLH memiliki banyak berita yang menarik karena dinas ini menurutnya sangat unik Dikatakannya bahwa tidak banyak orang tahu bahwa DLH memiliki laboratorium sehingga dengan dibuatkan berita maka semakin banyak masyarakat yang mengenal DLH itu sendiri