Senin 17/11/2025 00:00 WIB |
oleh
RS Jogja
RSUD Kota Yogyakarta Luncurkan Inovasi MANTU IDAMAN untuk Meningkatkan Mutu Histopatologi
Yogyakarta - RSUD Kota Yogyakarta terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui peluncuran inovasi MANTU IDAMAN, sebuah terobosan Transformasi Digital Pemantapan Mutu Internal (PMI) yang diterapkan di Laboratorium Patologi Anatomi di tahun 2025. Inovasi ini dirancang oleh Datik Ratih WIjayanti, A. Md.A.K Pranata Laboratorium Kesehatan Terampil guna meningkatkan kualitas sediaan histopatologi secara berkelanjutan melalui sistem penilaian mutu yang terstandar, aman, dan terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen RSUD Kota Yogyakarta (SMARTA). Selama ini, pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal histopatologi masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari sistem manual, keterbatasan dokumentasi visual, hingga risiko pengarsipan data yang kurang optimal. Melalui inovasi MANTU IDAMAN, seluruh proses PMI kini dilakukan secara digital menggunakan aplikasi pencatatan digital yang memungkinkan penilaian berbasis skoring sesuai standar Pemantapan Mutu Eksternal (PME) BPMPPI berskala nasional. Keunggulan inovasi utama ini terletak pada standar penilaian yang dilakukan langsung oleh Dokter Spesialis Patologi Anatomi, dilengkapi dengan dokumentasi visual mikroskopik sebagai bukti tujuan mutu sediaan. Seluruh data hasil penilaian tersimpan secara otomatis dalam sistem, terarsip rapi, aman, dan mudah ditelusuri, tanpa memerlukan biaya berlangganan aplikasi pihak ketiga. Inisiator Pelaksana Inovasi MANTU IDAMAN, Datik menyampaikan bahwa sistem ini sangat membantu dalam menjaga konsistensi mutu sediaan histopatologi. “Dengan kendali mutu yang rutin, terstandar, dan terdokumentasi secara digital, mutu sediaan jaringan dapat terjaga lebih optimal dan berdampak langsung pada akurasi diagnosis,” ujarnya. Sementara itu, dari sisi pelaksanaan teknis, inovasi ini juga memudahkan proses pemantauan dan evaluasi mutu laboratorium secara berkala. Hal tersebut menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan laboratorium menghadapi era terapi molekuler, di mana peran patologi anatomi tidak lagi terbatas pada diagnosis penyakit, tetapi juga berkembang menjadi penentu utama dalam pemilihan terapi dan prediksi prognosis. Inovasi MANTU IDAMAN ini membawa Datik memperoleh penghargaan tenaga kesehatan teladan Kota Yogyakarta tahun 2025 sebagai Juara Harapan I. Penghargaan diserahkan langsung oleh Walikota Yogyakarta Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) pada rangkaian upacara peringatan HKN Ke 61 dan Hari Peringatan Pahlawan yang dilaksanakan pada 17 November 2025 di lapangan Balai Kota Yogyakarta. Direktur RSUD Kota Yogyakarta, dr. Ariyudi Yunita, MMR menyambut baik hadirnya inovasi ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit dalam menerapkan tata kelola layanan berbasis teknologi informasi. “MANTU IDAMAN diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas internal, tetapi juga menjadi model inovasi yang dapat direplikasi oleh laboratorium patologi anatomi di fasilitas pelayanan kesehatan lainnya,” ungkapnya.