Rabu 20/05/2026 11:41 WIB |
oleh
Dinas Kesehatan
Pemantauan Interaksi Obat di Kota Yogyakarta
Kunjungan pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Yogyakarta tercatat lebih dari 2 juta orang per-tahun (jumlah : 2.405.841 orang, Profil Kesehatan 2025). Jika separoh pasien diberikan obat lebih dari satu item dalam perawatannya maka akan ada potensi interaksi sebanyak lebih dari 1 juta per-tahun. Sebagaimana diketahui, pada setiap penggunaan obat secara bersamaan memiliki potensi interaksi antar obat. Interaksi obat yang tidak terkontrol dapat menyebabkan efek samping serius, menurunkan efektivitas terapi, memperpanjang masa perawatan, bahkan meningkatkan risiko kematian.Memperhatikan hal tersebut tatalaksana (manajemen) interaksi obat penting dilakukan oleh fasilitas kesehatan untuk memberikan jaminan keselamatan pasien dan efektivitas pengobatan di fasilitas Kesehatan. Kepala Seksi Farmasi Alat Kesehatan dan Makanan Minuman (Farmalkes Makmin) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta apt. Dina Anitasari, S.Farm, M.Farm menjelaskan bahwa dalam upaya pemantauan dan pengendalian intera