Bangun Interaksi Yang Baik Untuk Ciptakan Pelayanan Prima

 

 

Gondokusuman - Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya memberikan ceramah Isu Strategis dan Kepemimpinan Pelayanan kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan IV Tahun 2023. Kegiatan ini diikuti 35 peserta dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dan empat peserta dari Pemerintah Kabupaten Klaten yang dilaksanakan  di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM)  Regional Yogyakarta, Jumat (1/9).

 

Aman Yuriadijaya menyampaikan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu menciptakan pelayanan prima dengan memiliki jiwa  kepemimpinan pelayanan.  Selain itu, perlu adanya pemahaman karakteristik konsumen atau masyarakat yang dilayani sehingga mengetahui harapan dari konsumen.

 

“Dalam orientasi pelayanan, hal terpenting adalah mengetahui siapa yang menjadi konsumen dan bagaimana opini dari para konsumen sehingga kita mengetahui apa yang diharapkan. Setelah mengetahui itu, kemudian kita harus memahami tugas dan fungsi jabatan kita untuk membentuk strategi yang dapat dilakukan untuk mencapai harapan konsumen,” tuturnya.

 

Dalam membentuk strategi perlu dilakukannya penguatan ekosistem dalam organisasi dan internalisasi karakter integritas sehingga mendapat kepercayaan dari masyarakat, tambahnya.

 

Suasana pelatihan kepemimpinan pengawas angkaran IV tahun 2023

 

“Karena sebagian dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), saya mencontohkan Lapas Wirogunan. Saat ini bangunan di Lapas Wirogunan menjadi wajah Kota Yogyakarta yang terkesan ramah. Bisa dilihat di pinggiran lapas sering dijumpai orang-orang yang singgah bersantai disana,  Mereka melakukan penguatan ekosistem ke arah pariwisata, meskipun tidak memiliki prevensi secara langsung,” ujar Aman.

 

Aman melanjutkan, penguatan ekosistem organisasi ini dapat dilakukan dengan menjalin interaksi. Menentukan cara komunikasi yang tepat untuk menyamakan frekuensi. Seperti Lapas Wirogunan menyamakan frekuensi, Kota Yogyakarta sebagai Kota Pariwisata sehingga menciptakan Lapas Wirogunan yang ramah dan nyaman  untuk para wisatawan.

 

“Kemudian perlu pemahaman tugas dan fungsi pokok kita agar dapat menghubungkan peran kita dengan harapan konsumen kita, karena tidak mungkin melayani konsumen di luar tugas kita. Jadi kita perlu membuat sebuah jembatan agar bisa menyeimbangkan dua titik tersebut,” jelas Aman.

 

Menurutnya, dalam membangun jembatan dalam hal ini merupakan strategi pelayanan, diharapkan para ASN memahami dinamika di lingkungan organisasi masing-masing. 

 

Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya menyampaikan materi terkait isu strategis dan kepemimpinan pelayanan

 

“Setelah terbangun interaksi dan komunikasi akan menghasilkan hubungan yang baik. Hubungan yang sudah baik ini kita konstruksikan menjadi komunikasi yang produktif dengan membangun kolaborasi dan kerja sama. Jadi kita membangun kolaborasi dengan memahami dinamika yang terjadi sehingga tujuan yang merupakan harapan konsumen kita dapat terealisasi dengan baik,” ungkapnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Aman berpesan kepada peserta pelatihan untuk selalu menghargai setiap proses pengambilan strategi dalam menciptakan pelayanan prima.  (Chi)