UKM YOGYA BIDIK PASAR DI BALI OMZET CAPAI 150 JUTA

Persoalan pemasaran masih menjadi kendala terbesar bagi usaha kecil menengah (UKM) untuk mengembangkan usahanya. Untuk itu Disperindagkoptan Kota Yogyakarta mencoba membantu UKM di Kota Yogyakarta guna memasarkan produknya melalui berbagai kegiatan. Salah satu kegiatan tersebut adalah dengan mengikutsertakan UKN Kota Yogyakarta pada Pesta Kesenian Bali XXXI, demikian disampaikan oleh Ka. Bid. Perdagangan, Sugeng Darmanto didampingi Kasi Pemasaran, Dinas Perindakoptan Kota Yogyakarta, Benedik Cahyo Santosa, Senin (13/7) di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Benedik menambahkan, Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXI yang pembukaannya diresmikan secara langsung oleh Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Republik Indonesia ini, digelar mulai tanggal 13 Juni-11 Juli 2009 di Gedung Ardha Chandra, Art Center, Kota Denpasar, Bali merupakan event kesenian dan pameran kerajinan terbesar yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Denpasar.

Pada Pameran PKB XXXI tersebut, Dinas Perindagkoptan Kota Yogyakarta mengikutsertakan sejumlah 12 UKM Kota Yogyakarta dengan jenis produk yang cukup bervariasi diantaranya batik, bunga kering, kuningan, perak, kulit, kayu dan bambu. Terbagi dalm 3 kloter masing-masing selama 8 hari terdiri dari 4 UKM.

“Omzet penjualan dalam Pameran PKB XXXI ini cukup memuaskan, selama pameran berlangsung omzet mencapai 150 juta rupiah”, demikian dijelaskan Benedik. Masing-masing UKM rata-rata dengan omzet penjualan 10 juta-15 juta. “Yang paling dominan terjual adalah batik, kerajinan kuningan, kayu batik, dan lampu hias. Di samping itu tawaran kerja sama dengan pedagang lokal sebagai prospek buyer juga mengalir,” ungkapnya.

Ditambahkan Sugeng, sebuah pameran dinilai berhasil bukan hanya berdasar transaksi retail saat pameran berlangsung, namun lebih jauh kemampuan untuk mencermati pasca pameran, apakh ada kontak-kontak dari buyer yang tertarik dengan produk setelah pameran usai. Melihat prospek yang menggembirakan, pada masa mendatang juga diagendakan untuk mengikuti pameran semacam ini di Bali.

Pada Pameran PKB XXXI ini, stand Disperibdagkoptan Kota Yogyakarta meraih penghargaan dan predikat stand terbaik II, dengan kriteria penilaian meliputi aspek tampilan, kualitas produk dan pelayanan.