CIPTO SANG PENCIPTA KENYAMANAN

Waktu telah menunjukkan pukul 4 pagi. Saatnya bagi Cipto untuk berangkat ke kantor yang terletak di Jalan Bimasakti no. 1, tepatnya di sebelah timur Kantor Kecamatan Gondokusuman , yang tidak lain adalah Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. Tepat jam 5 pagi Cipto sudah tiba di kantor, aktifitasnya dimulai dengan menyapu seluruh kantor BLH. Setelah semuanya selesai, Cipto pun mulai dengan membuat minuman teh untuk para pegawai BLH. Itulah sedikit ilustrasi kegiatan sehari-hari seorang Cipto.

 

Sosok pria tangguh yang satu ini bernama lengkap Wisangsono Cipto Budiarto, atau biasa dipanggil Cipto. Dilahirkan pada 14 November, 32 tahun silam di Lampung. Diantara rekan kerjanya Cipto dikenal sebagai seorang yang rajin, tekun, ulet, dan bekerja tanpa mengenal lelah. Tidak heran jika Cipto sangat akrab diantara para rekan kerjanya dan disenangi oleh para atasan.

 

Memulai kariernya sebagai pegawai di Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta (dahulu bernama DKKP) sejak tahun 2003, dan masuk terdaftar sebagai PTT, kemudian tahun 2008 sebagai CPNS. Pekerjaan pertamanya adalah membersihkan dan melakukan pemantauan saluran air limbah / assaineering di seluruh wilayah Kota Yogyakarta. Tidak hanya itu saja, setelah jam kantor selesai, Cipto pun membantu Bidang Kebersihan dengan mengikuti kegiatan jemput bola, yaitu mengambil sampah-sampah yang berserakan di jalan dan TPSS, yang biasanya dimulai pada malam hari dari jam 19.00 sampai 00.30 dinihari.

 

Ditempat tinggalnya Bangunjiwo, Bantul, Cipto juga mempunyai usaha warung angkringan yang dikelola oleh sang istri tercinta, Sunarsih (32). Pernikahannya dengan sang istri tercinta telah dikaruniai satu orang anak perempuan, Nur Dwi Febriani (6), yang sekarang sedang menginjak kelas satu Sekolah Dasar. Memang belum ada kebijakan, peraturan, tata-tertib, ataupun produk hukum yang pernah dibuat oleh Cipto, namun dengan semangat kerja yang tinggi, ketekunan, dedikasi dan keuletan yang dimiliki oleh Cipto, itu semua patut mendapat acungan jempol, dan layak untuk dijadikan contoh pegawai teladan.

 

Terakhir, Cipto mengucapkan rasa terima kasih yang teramat mendalam kepada Pemerintah Kota Yogyakarta atas bimbingan dan dukungan yang telah diberikan, terlebih kepada beliau Ir. H. Hadi Prabowo, Ir. Suyana, dan RB. Indra Sutapa, serta berharap bisa terus mengabdikan diri untuk Pemerintah Kota Yogyakarta. Selain itu, berharap agar nasib para senior-seniornya bisa lebih diperhatikan, mengingat pengabdian mereka perlu dihargai

 

Oleh : Hyanwisnhu Jati Yudo.P, SH

 

Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta

 

Bidang Pengembangan Kapasitas