LOMBA FOTO PARIWISATA 2009

Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata kembali mengadakan Lomba Foto Pariwisata yang diberi tajuk Jogja Dalam Lensa 2009.  Lomba foto pariwisata Jogja Dalam Lensa kali ini bertemakan Alat Transportasi Tradisional Non Mesin dengan menekankan aspek pariwisata Yogyakarta yang berbudaya. Tujuannya adalah mendokumentasikan berbagai jenis alat transportasi non mesin yang ada dan tersebar di propinsi DIY dalam karya fotografi, mendorong kreativitas dan produktivitas seniman untuk mengabadikan potensi pariwisata Yogyakarta serta menjadikan foto sebagai bahan promosi dan informasi pariwisata Yogyakarta. Lomba foto ini dapat diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat, baik lokal, regional, nasioanl maupun internasional.

Waktu pelaksanaan dibagi menjadi beberapa tahap  yakni pengumpulan karya foto dilaksanakan 11 Juni – 25 Juli 2009. Penjurian lomba foto dilakukan 29 Juli 2009 . Pemenang lomba akan diumumkan 30 Juli 2009. Sedangkan pembagian hadiah dilakukan pada 18 Agustus 2009 dan pameran karya foto dilakukan 18 -21 Agustus 2009 bertempat di lobi gedung Sociteit Taman Budaya Yogyakarta.

Ketua PPTK  Drs. Bisry Romley dari Dinas Pariwisata mengatakan peserta lomba foto ini terbuka untuk umum. Karya foto dikirimkan dalam amplop tertutup, dengan tulisan LOMBA FOTO PARIWISATA YOGYAKARTA TAHUN 2009 yang ditujukan kepada Panitia Lomba Foto Pariwisata Yogyakarta, Jl. Suroto 11 Kotabaru Yogyakarta kode Pos. 55224, paling lambat 25 Juli 2009 ( Cap Pos ). Obyek Foto harus mencerminkan lokasi Yogyakarta. Peserta maksimal mengirimkan karyanya sebanyak 10 karya foto yang merupakan karya pribadi dan belum dipublikasikan serta belum dilombakan. Karya foto dibuat tahun 2008 ke atas dengan ukuran 12 R, sisi terpanjang 40 cm dan minimal 35 cm, sedangkan sisi pendek mengikuti format yang dipilih fotografer dan tanpa mounting.

Dibalik foto ditempel kertas berisi nama, alamt, keterangan judul dan caption foto, tahun pembuatan, lokasi serta nomor telepon yang bisa dihubungi. Peserta lomba wajib mengirimkan soft copy dalam bentuk CD atau DVD. Peserta juga tidak boleh memanipulasi foto, olah digital diperbolehkan sebatas burning, dodging, sharpening dan croping tanpa mengubah nilai dokumentasi dari foto.Karya foto menjadi milik panitia dan panitia berhak menggunakan foto yang dikirim sebagi publikasi umum tanpa batas waktu yang ditentukan.

Lomba foto ini akan memperebutkan uang pembinaan sebesar Rp. 30.500.000,- serta piagam dan tropy. Sedangkan dewan juri terdiri Aries Liem, A.FPSI, Herry Wiyanto, A.FPSI, Nofria Doni Fitri, A.FPSI, Tonisurya (fotografer profesional), dan Drs. Risman Marah ( akademisi fotografi ). (@mix)