Minggu 14/06/2026 21:28 WIB |
oleh
Lingkungan Hidup
Hari Lingkungan Hidup Dalam Rangkaian HUT Pemkot Yogyakarta ke-79
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 mengusung tema quot Saatnya Bekerja untuk Iklim quot sebagai instrumen penggerak untuk mentransformasikan paradigma masyarakat Selaras dengan hal tersebut Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan Rekonstruksi Sosial dimana merubah budaya dalam penanganan sampah dari sumbernya dan kualitas lingkungan tidak boleh lagi hanya bertumpu pada pendekatan hilir melainkan harus diubah secara menyeluruh ke pendekatan hulu berbasis partisipasi aktif masyarakat melalui Gerakan 5 langkah Mas JOS yaitu satu Pilah sampah sesuai jenisnya dua Sampah Anorganik ke Bank Sampah tiga Olah sampah organik empat Habiskan makanan lima Gunakan wadah berulang Sejalan dengan komitmen tersebut Peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun 2026 ini mengusung tema Saatnya Bekerja untuk Iklim Dengan respon Kota Yogyakarta diwujudkan melalui aksi aksi nyata terukur dan berkelanjutan sebagai kado bakti nyata dalam rangka Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mendukung program Indonesia ASRI sekaligus mewujudkan Jogja Berhati Nyaman kami membagi seluruh rangkaian acara hari ini ke dalam 2 lokus utama LOKASI 1 di Kawasan Malioboro sebagai episentrum pergerakan aksi serta pusat protokoler dengan agenda kegiatan sebagai berikut Aksi Ngepel Malioboro sebagai bentuk implementasi dari arahan Menteri KLH mengenai pentingnya menjaga kebersihan ruang publik sebagai cerminan budaya bangsa Aksi ini melibatkan 500 personel gabungan ASN pengurus pondok pesantren bank jogja harian jogja Forum Bank Sampah Petugas Pengawas pemilahan Sampah Jumilah sebagai bentuk menjaga marwah dan reresik di jantung Yogyakarta Aksi Serentak di 150 Titik Pinggir Jalan dalam mewujudkan Program Jogja Bebas Rumput secara serentak hari ini dilakukan kerja bakti massal yang diikuti 4 500 orang Fokus utama aksi ini adalah pembersihan lingkungan eliminasi timbulan sampah liar dan pemantapan sistem pilah sampah organik anorganik dari sumbernya Penyerahan CSR 600 Pcs Ember Organik dari Bank Jogja kepada Bapak Walikota Yogyakarta untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah organik berbasis ember organik yang saat ini sudah berhasil mengelola 1 200 ember organik 25 kg atau setara 30 ton per hari Penyerahan Bantuan Pengelolaan Sampah Organik berupa Biopori dari Dinas Lingkungan Hidup kepada Perwakilan Pondok Pesantren di Kota Yogyakarta sebagai perluasan lokus Program Mas Jos berbasis santri yang saat ini sudah ada 800 Biopori Jumbo di Kota Yogyakarta Penyerahan Penghargaan Titik Kerja Bakti Terbaik CSR Harian Jogja sebagai wujud apresiasi dan semangat dari Pemerintah Kota Yogyakarta kepada pegawai Pemerintah Kota Yogyakarta yang menunjukkan partisipasi dan kekompakan dalam mewujudkan Jogja Berhati Nyaman dengan Tim Juri Eksternal dari Media Massa Akademisi dan LSM LOKASI 2 di Kawasan Sungai Code sebagai bentuk keberlanjutan ekologis pada kluster lingkungan perairan yang berpusat di bantaran Sungai Code Brontokusuman dengan agenda Aksi Lanjutan Bersih Sungai Code Menjawab arahan Menteri KLH terkait perlindungan ekosistem esensial dari pencemaran makro dan mikroplastik dilaksanakan aksi bersih sungai bersama Mahasiswa KKN UAD Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Warga Lowanu dan segenap relawan guna memastikan penanganan lingkungan bergerak komprehensif dari darat hingga ke perairan Penandatanganan Kerja Sama PKS antara DLH dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah PDM Kota Yogyakarta untuk melegalisasi internalisasi pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat Pemerintah Kota Yogyakarta bersama seluruh masyarakat siap membuktikan bahwa perayaan Hari Jadi Pemerintah Kota Yogyakarta dan Hari Lingkungan Hidup Diwujudkan dalam bentuk kerja nyata yang berdampak langsung bagi bumi dan iklim Pemerintah Kota Yogyakarta bersama seluruh masyarakat siap