Kamis 05/03/2026 09:39 WIB |
oleh
Lingkungan Hidup
Mengelola Sampah Organik di RTHP dengan Biopori Jumbo (BIMBO)
YOGYAKARTA Sampah organik seringkali dianggap sebagai masalah padahal di baliknya tersimpan potensi besar untuk memperbaiki lingkungan kita Melalui kegiatan Kuliah Kerja Profesi KKP di Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta terungkap bahwa Biopori Jumbo BIMBO adalah solusi sederhana namun sangat efektif untuk pengelolaan sampah organik sekaligus perbaikan kualitas tanah di perkotaan Apa itu BIMBO BIMBO adalah inovasi lubang resapan dengan diameter sekitar 80 cm dan kedalaman hingga 200 cm Berbeda dengan lubang biopori standar BIMBO memiliki kapasitas lebih besar untuk menampung dan mengolah sampah organik secara masif langsung di sumbernya Berdasarkan laporan Kuliah Kerja Profesi KKP yang dilakukan di Dinas Lingkungan Hidup DLH Kota Yogyakarta berikut adalah kaitan antara penerapan Biopori Jumbo BIMBO dengan Ruang Terbuka Hijau Publik RTHP Solusi Pengelolaan Sampah Organik di RTHP BIMBO dikembangkan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta melalui DLH sebagai media untuk mengelola sampah organik yang berasal dari aktivitas masyarakat maupun kegiatan pemeliharaan RTHP itu sendiri Dengan adanya BIMBO sampah organik diolah langsung di sumbernya sehingga mengurangi beban sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir TPA Perbaikan Kondisi Tanah Penerapan BIMBO terbukti berperan dalam memperbaiki kondisi fisik dan biologi tanah di kawasan RTHP Proses dekomposisi bahan organik di dalam lubang mendukung aktivitas mikroorganisme dan organisme tanah yang pada gilirannya membantu membentuk pori pori makro sehingga struktur tanah menjadi lebih gembur stabil dan tidak mudah memadat Peningkatan Fungsi Resapan Air Lubang BIMBO berfungsi sebagai jalur resapan yang memfasilitasi infiltrasi air hujan ke dalam tanah Hal ini membantu meningkatkan daya resap tanah menjaga cadangan air tanah serta mengurangi limpasan permukaan yang berpotensi menyebabkan genangan atau banjir di kawasan RTHP Pendukung Pemeliharaan Tanaman di RTHP Hasil dekomposisi sampah organik di dalam BIMBO menghasilkan kompos Kompos ini dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk organik yang kaya akan unsur hara sehingga mendukung pengelolaan dan kesuburan tanaman di RTHP secara berkelanjutan Kesimpulan Laporan Penerapan BIMBO di Ruang Terbuka Hijau Publik RTHP Kota Yogyakarta terbukti secara signifikan berperan dalam memperbaiki kondisi tanah melalui peningkatan aktivitas biologi tanah porositas dan laju infiltrasi air BIMBO bukan sekadar lubang melainkan teknologi konservasi tanah dan air yang berkelanjutan Saran Rekomendasi Agar BIMBO Berhasil Maksimal Agar BIMBO dapat berfungsi optimal berikut adalah hal penting yang perlu diperhatikan oleh kita semua Pilah Sampah dengan Benar Jangan masukkan sampah anorganik seperti plastik karet atau logam ke dalam BIMBO karena dapat menghambat proses peresapan air dan mencemari tanah Gunakan Aktivator Untuk mempercepat proses pengomposan tambahkan aktivator seperti cairan EM4 sesuai dosis satu tutup botol untuk 10 kg sampah agar dekomposisi berjalan lebih efisien Lakukan Pemeliharaan Rutin Aduk isi lubang secara berkala dan pastikan kelembaban terjaga agar tidak terjadi bau yang tidak diinginkan akibat proses anaerob kurang oksigen BIMBO merupakan inovasi teknologi konservasi tanah dan air yang terintegrasi di kawasan RTHP yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengelolaan sampah organik tetapi juga berkontribusi secara langsung pada kebersihan perbaikan kualitas lingkungan dan kesuburan tanah di lingkungan perkotaan Mari Beraksi Membuat Biopori Jumbo adalah langkah kecil dengan dampak yang besar Dengan mengelola sampah organik sendiri kita ikut merawat tanah dan air demi masa depan lingkungan yang lebih sehat kkg Sumber Laporan Kuliah Kerja Profesi Pengaruh Penerapan Biopori Jumbo BIMBO terhadap Perbaikan Kondisi Tanah dan Pengelolaan Sampah Organik di Beberapa RTHP Kota Yogyakarta Ananda Nada Khotimah 2026