Pembersih Sampah Kota Yogyakarta Tidak Pernah Kelihatan
Rabu 12/09/2018 08:21 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Pembersih Sampah Kota Yogyakarta Tidak Pernah Kelihatan
Juru Sampah Pembersih Sampah Tukang Sapu Jalanan atau Petugas Kebersihan sering dipandang sebelah mata oleh sebagian orang Namun tidak banyak orang mengira bahwa menjadi seorang tukang sampah adalah pekerjaan yang mulia Itulah profesi yang saat ini dijalani oleh Dalimo salah seorang petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Pekerjaan yang sehari hari dijalani mulai pukul 05 00 pagi sehingga tidak banyak orang yang melihat Dalimo bekerja Ketika aktifitas kebanyakan orang dimulai pukul 6 30 untuk berangkat sekolah atau bekerja ke kantor Dalimo hampir tidak terlihat membersihkan sampah dari jalanan karena sudah menyelesaikan sebagian tugasnya Dalimo memilih bekerja sebagai petugas kebersihan karena tidak ada pekerjaan lain yang sesuai dengan keahlian dan latar belakang pendidikannya yang hanya tamat Sekolah Dasar Meski begitu Dalimo tetap bersyukur karena di kota besar seperti Yogyakarta masih banyak orang yang tidak memiliki pekerjaan Setiap sampah yang dikumpulkan lalu dibuang ke TPS Tempat Pembuangan Sementara atau Depo Sampah terdekat Dalimo hanya salah seorang yang menyapu di sekitar Jl Gambiran karena masih banyak lagi petugas penyapu dari DLH yang setiap pagi membersihkan jalan Tidak hanya setiap pagi tetapi juga terkadang membersihkan sampah ketika ada sebuah acara event yang diselenggarakan di Kota Yogyakarta pada malam hari setelah selesai jam berapapun Menjalani profesi sebagai pembersih sampah tidak terbebas dari berbagai hambatan dan masalah Terkadang ada beberapa oknum masyarakat yang susah diatur untuk membuang sampah pada tempatnya Padahal itu semua adalah untuk kenyamanan bersama Sedikit berbeda dengan Dalimo Wiyoto adalah petugas pengangkutan sampah yang selalu membersihkan Depo dari sampah yang dibuang oleh penggerobak pemukiman sekitar Setiap pagi hingga siang Wiyoto bersama dengan teman temannya sesama pengangkut sampah berada di sekitar Depo Argolubang yang terletak di samping SPBU Lempuyangan Petugas pengangkut sampah itu memindahkan sampah yang berada di sekitar Depo ke dalam Dump Truck untuk dibawa ke TPA Piyungan Menjadi pembersih sampah dijalani Wiyoto mulai tahun 1989 Petugas pembersih sampah yang selalu mengenakan topi bulat berwarna merah ini hanya dikenal masyarakat sekitar Jl Argolubang Baciro Gondokusuman Yogyakarta Berprofesi sebagai seorang pengangkut sampah itu tidaklah mudah Artinya seseorang itu harus berani susah dan ikhlas untuk menjalankannya Seperti harus mau memegang sampah menahan bau sampah badan pegal karena mengangkat beberapa keranjang sampah dan harus siap menerima kenyataan karena saat hari libur nasional tetap menjalankan tugasnya Meskipun Wiyoto bukan PNS di DLH tetapi beliau tidak pernah iri terhadap temannya dan justru dapat dijadikan contoh karena mendapatkan penghargaan Kalpataru Tingkat Provinsi Tahun 2018 Kalpataru adalah penghargaan yang diberikan atas jasanya dalam melestarikan lingkungan hidup di Indonesia Ayah dari dua orang anak ini tetap merekahkan senyum sembari menjalani pekerjaanya setiap hari Alasan Wiyoto bekerja di DLH juga dikarenakan beliau senang dengan kebersihan Pendidikan Wiyoto hanya tamat SD tetapi beliau sangat pandai mencari nafkah untuk keluarganya Selain mengangkut sampah ke dalam truck beliau juga memilah antara sampah yang masih bisa dimanfaatkan atau tidak Sampah yang dipilah tersebut bisa dijual kepada perongsok atau Bank Sampah Setelah sampah itu diangkut ke dalam dump truck selanjutnya adalah tugas Supardi yaitu salah seorang sopir pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Supardi mengangkut sampah dari TPS Argolubang untuk dibuang ke TPA Piyungan Terkadang tidak hanya satu kali sehari mengangkut sampah untuk setiap TPS Tidak kalah penting yaitu Bapak Ir Suyana yang tidak hanya mengurusi Bidang Pengelolaan Persampahan tetapi 3 bidang lain di DLH Beliau adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Pria kelahiran Klaten yang mengabdikan dirinya untuk bekerja di DLH sejak 1990 ini memegang tanggung jawab terbesar yaitu kebersihan sampah yang ada di Kota Yogyakarta Pada tahun 1990 DLH masih bernama DKP Dinas Kebersihan dan Pertamanan kemudian berganti menjadi DKKP Dinas Kebersihan Keindahan dan Pemakaman tahun 2001 dan akhirnya bernama DLH pada tahun 2006 Kebanyakan orang tidak memperdulikan kenapa Kota Yogyakarta begitu bersih hingga mendapatkan penghargaan Adipura Tetapi lain cerita apabila terjadi penumpukan sampah di TPS yang tidak segera dibuang ke TPA maka Bapak Kepala Dinas inilah yang paling dicari Contoh lain misalnya ada oknum masyarakat yang membuang sampah liar di depan sebuah toko maka pemiliknya pasti akan langsung menghubungi Dinas Lingkungan Hidup Walaupun belum tentu dikarenakan oleh DLH tetapi Dinas tersebut baru akan dikenal ketika terjadi kesalahan yang berkaitan dengan kebersihan Kota Yogyakarta
Dinas Kominfo Gelar Pelatihan Jurnalistik bagi Pengelola Media Informasi Dinas Lingkungan Hidup
Jumat 07/09/2018 14:16 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Dinas Kominfo Gelar Pelatihan Jurnalistik bagi Pengelola Media Informasi Dinas Lingkungan Hidup
Dinas Kominfo menggelar pelatihan jurnalistik bagi pengelola media informasi Dinas Lingkungan Hidup Kamis 07 09 2018 di Ruang Rapat Adipura Kegiatan ini dibuka oleh Kasubag Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan Ashardini Eka Setianingsih Menurut Dini pelatihan jurnalistik ini untuk membekali teman teman pengelola media informasi di Dinas Lingkungan Hidup agar dapat memahami mengenai jurnalistik dan tata cara menulis yang baik untuk dapat dituangkan ke dalam berita pada website atau media informasi lainnya Narasumber dari Kominfo Adya Mahardika menjelaskan mengenai media sosial di era keterbukaan informasi dan pemanfaatannya di pemerintahan Menurut Adya untuk menjadi Admin Media Sosial baik itu di Instagram Twitter Facebook dan yang lainnya adalah dengan menunjukkan keresponsifan kita dalam menanggapi komentar atau pertanyaan Selain itu admin media sosial dituntut untuk memahami tupoksi dari OPD nya agar dapat menjawab secara cepat dan akurat Narasumber lainnya Astama Izqi Winata menjelaskan mengenai dasar dasar jurnalistik Tama pun mengajukan pertanyaan apakah menulis merupakan sebuah bakat atau kemampuan yang bisa diasah Menurutnya wartawan yang bertahan biasanya adalah yang memiliki bakat namun ia tak sepenuhnya setuju karena menulis dapat dilakukan bila kita sering belajar Kekuatan berita menurutnya ialah tentang ekslusifitas akurasi data narasumber yang punya otoritas dan gaya penulisan yang berwarna Kepala Dinas Lingkungan Hidup Suyana mengatakan bahwa DLH memiliki banyak berita yang menarik karena dinas ini menurutnya sangat unik Dikatakannya bahwa tidak banyak orang tahu bahwa DLH memiliki laboratorium sehingga dengan dibuatkan berita maka semakin banyak masyarakat yang mengenal DLH itu sendiri
KOMISI I DPRD KABUPATEN GIANYAR BALI STUDI BANDING MANAJEMEN KEPEGAWAIAN KE BKPP KOTA YOGYAKARTA
Jumat 07/09/2018 07:45 WIB | oleh BKPP
KOMISI I DPRD KABUPATEN GIANYAR BALI STUDI BANDING MANAJEMEN KEPEGAWAIAN KE BKPP KOTA YOGYAKARTA
BKPSDM KAB. INDRAMAYU STUDI BANDING KE BKPP PEMKOT YOGYAKARTA
Selasa 04/09/2018 11:54 WIB | oleh BKPP
BKPSDM KAB. INDRAMAYU STUDI BANDING KE BKPP PEMKOT YOGYAKARTA
Selamat Hari Keistimewaan DIY 31 Agustus 2018
Jumat 31/08/2018 15:07 WIB | oleh Pariwisata
Selamat Hari Keistimewaan DIY 31 Agustus 2018
Jogja Welcomes You - Keluarga Besar Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta mengucapkan Selamat Hari Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, 31 Agustus 2018. Sejarah menenai Keistimewaan Yogyakarta adalah bukanlah tanpa dasar, melainkan berdasarkan pengabdian Yogyakarta yang mengutamakan kepentingan Indonesia di atas kepentingannya sendiri. Keistimewaan ini dapat diartikan sebagai sebuah tanda terima kasih dalam bentuk penghargaan terhadap perjuangan Yogyakarta pada perang pasca kemerdekaan Indonesia. Daerah Istimewa Yogyakarta bukanlah daerah yang tidak mengikuti sistem pemerintahan demokrasi yang diterapkan di Indonesia, melainkan sebuah daerah yang memiliki keistimewaan yang ditetapkan sendiri oleh pemerintah Indonesia untuk beroperasi dalam bentuk pemerintahan yang dipegang langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono dan KGPAA Paku Alam. Berdasarkan Amanat 5 September 1945 ini, maka Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan KGPAA Paku Alam VIII menerima penetapan dari Presiden Sukarno sebagai kepala daerah dari Daerah Istimewa Yogyakarta, dimana segala kekuasaan atas DIY dipegang langsung oleh pemerintahan dwitunggal ini. AMANAT SRI PADUKA INGKENG SINUWUN KANGDJENG SULTAN Kami Hamengku Buwono IX, Sultan Negeri Ngajogjakarta Hadiningrat menjatakan: Bahwa Negeri Ngajogjakarta Hadiningrat jang bersifat keradjaan adalah daerah istimewa dari Negara Republik Indonesia. Bahwa kami sebagai Kepala Daerah memegang segala kekuasaan dalam Negeri Ngajogjakarta Hadiningrat, dan oleh karena itu berhubung dengan keadaan pada dewasa ini segala urusan pemerintahan dalam Negeri Ngajogjakarta Hadiningrat mulai saat ini berada ditangan kami dan kekuasaan-kekuasaan lainnja kami pegang seluruhnya. Bahwa perhubungan antara Negeri Ngajogjakarta Hadiningrat dengan Pemerintah Pusat Negara Republik Indonesia, bersifat langsung dan Kami bertanggung djawab atas Negeri Kami langsung kepada Presiden Republik Indonesia. Kami memerintahkan supaja segenap penduduk dalam Negeri Ngajogjakarta Hadiningrat mengindahkan Amanat Kami ini. Ngajogjakarta Hadiningrat, 28 Puasa Ehe 1876 atau 5-9-1945 HAMENGKU BUWONO IX AMANAT SRI PADUKA KANGDJENG GUSTI PANGERAN ADIPATI ARIO PAKU ALAM Kami Paku Alam VIII Kepala Negeri Paku Alaman, Negeri Ngajogjakarta Hadiningrat menjatakan: Bahwa Negeri Paku Alaman jang bersifat keradjaan adalah daerah istimewa dari Negara Republik Indonesia. Bahwa kami sebagai Kepala Daerah memegang segala kekuasaan dalam Negeri Paku Alaman, dan oleh karena itu berhubung dengan keadaan pada dewasa ini segala urusan pemerintahan dalam Negeri Paku Alaman mulai saat ini berada ditangan Kami dan kekuasaan-kekuasaan lainnja Kami pegang seluruhnja. Bahwa perhubungan antara Negeri Paku Alaman dengan Pemerintah Pusat Negara Republik Indonesia, bersifat langsung dan Kami bertanggung djawab atas Negeri Kami langsung kepada Presiden Republik Indonesia. Kami memerintahkan supaja segenap penduduk dalam Negeri Paku Alaman mengindahkan Amanat Kami ini. Paku Alaman, 28 Puasa Ehe 1876 atau 5-9-1945 PAKU ALAM VIII credit : (wordpress.com, September 15, 2012 oleh Daud Tenny)
Kunjungan Kerja dari DPRD Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan
Jumat 31/08/2018 13:55 WIB | oleh Pariwisata
Kunjungan Kerja dari DPRD Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan
Jogja Welcomes You - Dinas Pariwisata berkesempatan mendapat Kunjungan Kerja dari DPRD Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan. Kunjungan Kerja yang dilaksanakan hari Jumat 31 Agustus 2018 membahas mengenai Objek dan Daya Tarik Wisata dari masing-masing daerah terkait dan juga strategi pariwisata Dinas Pariwisata dalam mengembangkan potensi wisatanya, pada pembahasan siang hari ini banyak respon yang di dapatkan dari sesi tanya-jawab. Kunjungan Kerja Perwakilan dari DPRD Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan berjumlah 20 orang. Kunjungan Kerja dimulai pukul 10.00-11.00 WIB. Setelah Kunjungan Kerja selesai, peserta Kunjungan Kerja juga akan mengunjungi beberapa ODTW yang ada di Kota Yogyakarta, seperti Malioboro, Pasar Beringharjo, Kraton Yogyakarta, dan destinasi iconic Jogja yang lainnya.
Penerimaan Studi Lapangan Diklat Sandiman Dasar Angkatan Ke 208 dan 209 di Pemkot Yogyakarta
Jumat 31/08/2018 13:09 WIB | oleh Kominfo
Penerimaan Studi Lapangan Diklat Sandiman Dasar Angkatan Ke 208 dan 209 di Pemkot Yogyakarta
Berkaitan dengan pengelolaan sandi dan keamanan jaringan Pemerintah Kota Yogyakarta menerima Kunjungan dari Studi Lapangan Diklat Sandiman Dasar Angkatan Ke 208 dan 209 di Ruang Bima Balaikota Yogyakarta Jumat 31 8 Sebanyak 34 orang yang ikut dalam Kunjungan Studi Lapangan Diklat Sandiman Dasar Angkatan Ke 208 dan 209 mewakili Pemerintah Daerah Melalui Perda Kota Yogyakarta No 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kota Yogyakarta telah dibentuk OPD baru salah satunya Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Tipe A merupakan peleburan dari Bagian Humas dan Informasi Bagian Umum serta Bagian Teknologi Informasi Telematika Pemerintah Kota Yogyakarta telah membentuk Jaring Komunikasi Sandi JKS Internal yang tersebar di 55 titik hingga Kecamatan serta Tim Pengamanan Sinyal Frekuensi yang melibatkan Satpol PP Dinas Pemadam Kebakaraan serta Bagian Protokol sehingga koordinasi lintas sektor dapat lebih mudah dilakukan Selain itu Tim Pengamanan Sinyal Frekuensi ini sendiri berperan dalam pengamanan informasi serta membantu Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi PPID Guna mengklasifikasi jenis Informasi yang Terbuka dan Dikecualikan dalam upaya melaksanakan amanat Undang Undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Komisi Informasi PERKI Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi Publik Pimpinan Rombongan Badan Siber dan Sandi Negara Wida Sandrayanti mengatakan quot kegiatan studi lapang ini dimaksudkan sebagai sarana untuk membandingkan dan melihat kegiatan persandian sesungguhnya di unit teknis persandian baik di pusat maupun unit teknis persandian daerah serta melihat dan merasakan jejak persandian di Indonesia quot Disamping itu Staf Ahli Walikota Bidang Umum Tri Widyanto mengatakan kunjungan ke Museum Sandi Negara dapat menjadi salah satu agenda dalam Kegiatan Studi Lapangan Diklat Sandiman Dasar dengan harapan para peserta dapat belajar langsung memahami perkembangan sejarah persandian dari waktu ke waktu quot Saya berharap agar kunjungan ke Museum Sandi Negara dapat menjadi salah satu agenda dalam Kegiatan Studi Lapangan Diklat Sandiman Dasar kali ini dengan harapan para peserta dapat belajar langsung sekaligus mendapatkan kajian penting dalam melengkapi dan memahami perkembangan sejarah persandian dari waktu ke waktu quot ujarnya Kepala Dinas Komunikasi dan Persandian Kota Yogyakarta Tri menambahkan bahwa dalam membicarakan Persandian tidak akan lepas dari Kota Yogyakarta quot Jika membicarakan Persandian tidak akan lepas dari Kota Yogyakarta karena konon katanya Persandian dimulai di Kota Yogyakarta quot ungkapnya Hes
Sarasehan dan Gropyok Sampah di Alun-Alun Utara Yogyakarta
Selasa 28/08/2018 14:02 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Sarasehan dan Gropyok Sampah di Alun-Alun Utara Yogyakarta
Gropyok Sampah merupakan kegiatan pembersihan sampah Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat 24 Agustus 2018 di Alun alun Utara Yogyakarta Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta bekerja sama dengan Badan Lingkungan Hidup Provinsi DIY serta berbagai kalangan masyarakat di Kecamatan Gondomanan khususnya Pedagang Kaki Lima di Alun alun Utara Yogyakarta Adapun tujuan diadakan kegiatan tersebut adalah untuk menggerakan masyarakat khususnya PKL untuk lebih bijak lagi dalam mengelola sampah baik sampah organik maupun non organik Bahwa seharusnya sampah dari sumber berdagang khususnya tidak boleh dibakar dan lebih baik lagi untuk dipilah terlebih dahulu sebelum dibuang Adapun Sarasehan diadakan untuk lebih menyadarkan masyarakat bahwa jika kita mengelola sampah dengan bijak kita akan memperoleh manfaatnya baik jangka pendek maupun jangka panjang Misalnya dengan menabung sampah kita akan memperoleh hasilnya yaitu dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang dan bila berkembang sampah tersebut dapat menjadi sumber penghasilan
BKPP KOTA YOGYAKARTA MENERIMA KUNJUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMAS
Selasa 28/08/2018 08:07 WIB | oleh BKPP
BKPP KOTA YOGYAKARTA MENERIMA KUNJUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN BANYUMAS
PELANTIKAN PEJABAT FUNGSIONAL TERTENTU DI LINGKUNGAN PEMERINTAH  KOTA YOGYAKARTA
Senin 27/08/2018 15:15 WIB | oleh BKPP
PELANTIKAN PEJABAT FUNGSIONAL TERTENTU DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA
BKPP SELENGGARAKAN DIKLAT PENINGKATAN KAPASITAS  KEPALA OPD DAN LURAH
Senin 27/08/2018 09:11 WIB | oleh BKPP
BKPP SELENGGARAKAN DIKLAT PENINGKATAN KAPASITAS KEPALA OPD DAN LURAH
Ayo Menabung ke Bank Sampah!
Selasa 21/08/2018 10:52 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Ayo Menabung ke Bank Sampah!
Ayo menabung ke Bank Sampah
Pemanfataan Sampah Plastik dengan Pembuatan Ecobricks
Selasa 21/08/2018 10:36 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Pemanfataan Sampah Plastik dengan Pembuatan Ecobricks
Ecobrick merupakan bata ramah lingkungan yang terbuat dari botol dengan isi berupa limbah plastik bekas yang dimasukkan ke dalam botol kemudian dipadatkan hingga keras Ecobrick sendiri merupakan seni mengolah sampah yang digagas oleh Russel asal Kanada dan hasilnya dapat berupa kursi meja bahkan dinding rumah Menurut Russel Ecobrick memang tidak dapat mengurangi jumlah sampah namun membuat Ecobrick dapat mengubah sampah plastik bekas menjadi suatu benda yang lebih visioner
9 Tips Mengurangi Penggunaan Plastik dalam Keseharian
Selasa 21/08/2018 10:11 WIB | oleh Lingkungan Hidup
9 Tips Mengurangi Penggunaan Plastik dalam Keseharian
Limbah plastik membutuhkan waktu yang lama untuk terurai Diperlukan waktu puluhan tahun hingga ratusan tahun untuk membuat sampah plastik benar benar terurai Plastik banyak digunakan sebagai pembungkus atau wadah produk produk Ironisnya sepuluh persen dari plastik yang kita gunakan setiap tahun berakhir sebagai limbah di lautan Setiap tahun sekitar delapan juta ton sampah plastik berakhir di lautan itu yang hanya terlihat di permukaan Apa langkah yang harus kita ambil Kita bisa memulai dengan mengurangi plastik plastik yang sekali pakai Ada 9 tips yang dapat kita lakukan untuk mengurangi sampah plastik 1 Pertama kita harus membawa sendiri tas belanja kita ke toko agar tidak memerlukan banyak plastik yang akan terbuang percuma karena usia kerja kantong plastik hanya 15 menit 2 Lupakan botol plastik Mulailah menggunakan tempat minum tumbler yang dibawa dari rumah sehingga kamu tidak perlu lagi menambah jumlah sampah plastik 3 Selain tumbler kita juga bisa membawa cangkir sendiri 4 Tidak hanya cangkir bawalah tempat makan mu sendiri apabila ingin membawa makananmu pulang ke rumah Agar plastik pembungkus 5 Tidak menggunakan sendok dan sedotan sekali pakai kecuali kamu memiliki kebutuhan medis kamu bisa menggunakan sedotan kertas Sekarang sudah banyak yang menjual sedotan dari logam yang bisa digunakan kembali 6 Hindarilah kemasan plastik Hindari menghasilkan sesuatu yang terbungkus dengan plastik Dan saat kamu melakukannya jangan gunakan piring atau cangkir yang berbahan plastik 7 Usahakan makan dan minum di tempat Jika kamu ingin membawa pulang makananmu ke rumah seperti tips no 4 di atas kamu bisa membawa tempat makan untuk membungkus makanan 8 Sisa makanan dimasukkan ke dalam gelas kaca 9 Tips terakhir adalah bagikan tips ini ke semua orang agar kita semua menyadari dampak buruk dari sampah plastik ini Dampak sampah plastik ini juga harus dibayar oleh kehidupan liar di luar sana Satwa di luar sana akan memakannya terjebak di dalamnya dan mati karenanya Bagi mereka plastik menjadikan lautan bagai ladang ranjau Potongan kecil plastik saja membahayakan kehidupan laut termasuk ikan dan kerang yang nantinya kita makan
Pembersihan Hasil Pemusnahan Miras Di Kantor Kejaksaan Negeri Yogya
Selasa 21/08/2018 08:43 WIB | oleh Lingkungan Hidup
Pembersihan Hasil Pemusnahan Miras Di Kantor Kejaksaan Negeri Yogya
Tenaga kebersihan DLH Kota Yogyakarta membersihkan hasil pemusnahan barang bukti minuman keras yang berupa beling kaca Pemusnahan Miras Ilegal di Kantor Kejaksaan Negeri Yogyakarta Jalan Sukonandi No 6 Semaki Umbulharjo Kota Yogyakarta pada tanggal 20 Agustus 2018 pukul 09 00 WIB Kantor Kejaksaan Negeri Yogyakarta bekerjasama dengan DLH Kota Yogyakarta dalam hal kebersihan pembersihan miras dilakukan setelah botol miras dilindas dengan mobil stum kemudian dibersihkan oleh petugas kebersihan dengan alat kebersihan dan mobil road sweeper yang kemudian diangkut dengan kendaraan pengangkut sampah pick up hidrolis milik DLH Kota Yogyakarta untuk dibuang ke TPA